Selasa, 14 Desember 2010

Katekese Persiapan Krisma - SIAP DIUTUS- Edisi Revisi

Judul: Katekese Persiapan Krisma SIAP DIUTUS
Terdiri dua jilid: Buku Pegangan (132 hlm) dan Buku Kerja (111 hlm)
Pengguna: Calon Krisma Remaja dan Dewasa
Publikasi: Malang: Dioma, Des 2010.

Menyajikan materi katekese persiapan krisma yang bisa disampaikan dalam 4-8 kali pertemuan (bisa fleksibel). Dalam proses katekese ini, para peserta remaja dan dewasa dibimbing untuk menggali pengalaman imannya masing-masing, mengkonfrontasikannya dengan pengalaman iman Gereja, dan selanjutnya merumuskan niat-niat konkret untuk bekerjasama dengan rahmat Roh Kudus yang akan diterima dalam Sakramen Krisma dan mewujudkan tugas perutusan sebagai imam, nabi, dan raja.

Dalam buku kerja, para calon krismawan dapat menuliskan niat-niat konkretnya, sehingga kelak bisa membuka dan membaca-bacanya kembali. Dalam buku ini juga disediakan banyak ruang untuk merekam keterlibatan calon krismawan dalam hidup menggereja (panca tugas gereja). Dengan buku kerja ini para calon krismawan dapat terlibat aktif dalam proses katekese ini.

Adapun tema-tema yang digumuli bersama, antara lain:
  1. Mengapa pada beberapa orang, antara sudah menerima krisma dan belum, sepertinya tidak ada bedanya?Apakah pada orang-orang tersebut tidak dicurahi Roh Kudus  saat penerimaan Krisma?
  2. Krisma adalah sakramen inisiasi, lalu apa perbedaan antara Sakramen Baptis dan Krisma? Apa konsekuensinya kalau kita sudah menerima Krisma?
  3. Krisma adalah   sakramen pengurapan Roh Kudus. Bagaimana kita mesti bekerjasama dengan rahmat Roh Kudus? Sejauhmana kita telah menyadari kehadiran Roh Kudus dalam hidup kita sehari-hari?
  4. Krisma adalah sakramen pendewasaan iman. Sebagai orang yang dewasa dalam iman, sejauhmana kita berani menjadi saksi kristus dan terlibat dalam hidup menggereja di lingkungan/kelompok kategorial? Hidup menggereja tidak hanya pergi ke gereja pada hari Minggu.
  5. Perutusan sebagai imam rajawi. Apa sajakah persembahan rohani kaum beriman awam? Mengapa kita harus berpartisipasi dalam liturgi? Gereja Katolik tidak mengenal persepuluhan, tetapi persembahan/kolekte: secara ikhlas dan  pantas. Tapi, mana dasar kitab sucinya?
  6. Perutusan sebagai nabi di zaman modern. Bagaimana kita bisa menjadi saksi kristus, tidak cukupkah dengan kesaksian hidup yang baik saja? Aneka peluang mesti dimanfaatkan untuk mewartakan Kabar Gembira Kristus.
  7. Perutusan sebagai Raja yang memimpin diri sendiri dan orang sekitar. Apa yang mesti kita lakukan menghadapi arus konsumerisme, korupsi, dan gosip di sekitar kita? Dan bersediakah Anda bila ditunjuk menjadi pengurus lingkungan/kelompok kategorial?
  8. Persiapan Akhir. Memaparkan detail upacara krisma dan aneka hal teknis dan persiapan batin yang bisa  dilakukan bersama agar penerimaan Krisma berjalan lancar, khidmat, dan semakin berbuah dalam hidup sehari-hari.

   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar